*** Seorang pasien yang berprofesi sebagai pekerja bangunan,menjalani pengobatan karena sudah berhari- hari tidak bisa buang air besar.
Namun setelah selesai,Ia justru mengeluh kepada dokter yang menanganinya.
"Kok lubang anus saya sakit sekali ya Dok...??"
"Oh,itu karena saya terpaksa menggunakan palu dan pahat untuk memecah semen yang menyumbat disana..."jawab sang dokter santai.
*** Seorang pemuda mendatangi sebuah rumah bordil dan mencoba memesan PSK pada seorang germo,yang langsung memanggil asistennya.
"Herman...!!suruh Bellinda siap-siap.." perintah si germo yang lalu berpaling kepada si pemuda.
"Tarifnya 500ribu sekali main..."
"Waduh kemahalan.." kata si pemuda."ada yang lebih murah..??"
"Herman...!!" teriak sigermo lagi,"suruh si Amanda bersiap..!!"
"Kalau yang ini tarifnya hanya 300 ribu saja.."
Mendengar hal tersebut,sipemuda pun menjadi ciut nyalinya dan bermaksud untuk mundur...
Si germo yang melihat gerak-gerik si pemuda,langsung bertanya..
"Memang berapa sih uang yang kamu punya...??"
"Saya cuma bawa uang 150 ribu..." jawab sipemuda lirih.
Mendengar jawaban sipemuda,sang germo pun langsung berteriak,
"Hermannn...!!!siapkan dirimu...!!"
*** Seorang Kapolda mempunyai seorang ipar yang selalu semena-mena mencatut namanya dan bersikap sok kuasa kepada para polisi.
Mengetahui hal tersebut,sang Kapolda pun mewanti-wanti seluruh jajarannya untuk tidak memperdulikan semua gertak sambal iparnya.
Suatu hari saat ada razia,ipar sang Kapolda ditilang karena mengebut dijalan raya.
Tidak terima dengan hal itu,sang ipar Kapolda langsung berteriak pada semua polisi yang ada.
"Kurang ajar...!!apa kalian tahu siapa saya...??kalian tahu siapa saya...??"
Mendengar teriakan sang ipar Kapolda itu,salah seorang polisi dengan santai langsung menelpon kekantor.
"Maaf,bisa tolong sampaikan kepada Pak Kapolda...disini ada iparnya,dan ia kehilangan ingatannya.."
*** Seorang pria ditahan karena mengebut dan tidak sengaja menabrak mobil polisi.
"Tolong pak saya sedang terburu-buru..."pinta si pria itu memelas.
" Diam..!!nanti biar komandan yang memutuskan.."hardik si polisi dan menjebloskan si pria kedalam sel.
2 jam kemudian polisi itu datang lagi...
"Ini hari keberuntunganmu.." kata polisi itu,"Komandan sedang merayakan hari pernikahan putrinya...pasti dia nanti datang dengan perasaan gembira dan memberi hukuman ringan padamu.."
"Tak mungkin dia bisa gembira.." jawab pria itu kesal,"karena sayalah perias pengantin yang sedari tadi mereka tunggu-tunggu.."
*** Mamat,Budi dan Wawan sedang berpesta narkoba.
Pertama Mamat...dia mengambil jarum suntik,membakar ujungnya sebentar di api lilin,mengelapnya dengan alkohol,lalu menyuntikkannya ke tubuhnya.
Kemudian Budi mengambil jarum suntik tersebut,membakar ujungnya,lalu mengelap ujungnya dengan alkohol dan menyuntikkannya ke tubuhnya.
Terakhir Wawan tanpa basa-basi langsung menyuntikan jarum itu ketubuhnya.
Melihat hal itu kedua temannya spontan terkejut.
"Hei,apa yang kamu lakukan..??" tanya Mamat..
"apa kamu tidak tahu bahayanya AIDS...??kamu bisa terkena kawan dan kamu bisa mati..!!"
"Ah nggak mungkin.."sergah Wawan," aku kan selalu memakai kondom.."
Namun setelah selesai,Ia justru mengeluh kepada dokter yang menanganinya.
"Kok lubang anus saya sakit sekali ya Dok...??"
"Oh,itu karena saya terpaksa menggunakan palu dan pahat untuk memecah semen yang menyumbat disana..."jawab sang dokter santai.
*** Seorang pemuda mendatangi sebuah rumah bordil dan mencoba memesan PSK pada seorang germo,yang langsung memanggil asistennya.
"Herman...!!suruh Bellinda siap-siap.." perintah si germo yang lalu berpaling kepada si pemuda.
"Tarifnya 500ribu sekali main..."
"Waduh kemahalan.." kata si pemuda."ada yang lebih murah..??"
"Herman...!!" teriak sigermo lagi,"suruh si Amanda bersiap..!!"
"Kalau yang ini tarifnya hanya 300 ribu saja.."
Mendengar hal tersebut,sipemuda pun menjadi ciut nyalinya dan bermaksud untuk mundur...
Si germo yang melihat gerak-gerik si pemuda,langsung bertanya..
"Memang berapa sih uang yang kamu punya...??"
"Saya cuma bawa uang 150 ribu..." jawab sipemuda lirih.
Mendengar jawaban sipemuda,sang germo pun langsung berteriak,
"Hermannn...!!!siapkan dirimu...!!"
*** Seorang Kapolda mempunyai seorang ipar yang selalu semena-mena mencatut namanya dan bersikap sok kuasa kepada para polisi.
Mengetahui hal tersebut,sang Kapolda pun mewanti-wanti seluruh jajarannya untuk tidak memperdulikan semua gertak sambal iparnya.
Suatu hari saat ada razia,ipar sang Kapolda ditilang karena mengebut dijalan raya.
Tidak terima dengan hal itu,sang ipar Kapolda langsung berteriak pada semua polisi yang ada.
"Kurang ajar...!!apa kalian tahu siapa saya...??kalian tahu siapa saya...??"
Mendengar teriakan sang ipar Kapolda itu,salah seorang polisi dengan santai langsung menelpon kekantor.
"Maaf,bisa tolong sampaikan kepada Pak Kapolda...disini ada iparnya,dan ia kehilangan ingatannya.."
*** Seorang pria ditahan karena mengebut dan tidak sengaja menabrak mobil polisi.
"Tolong pak saya sedang terburu-buru..."pinta si pria itu memelas.
" Diam..!!nanti biar komandan yang memutuskan.."hardik si polisi dan menjebloskan si pria kedalam sel.
2 jam kemudian polisi itu datang lagi...
"Ini hari keberuntunganmu.." kata polisi itu,"Komandan sedang merayakan hari pernikahan putrinya...pasti dia nanti datang dengan perasaan gembira dan memberi hukuman ringan padamu.."
"Tak mungkin dia bisa gembira.." jawab pria itu kesal,"karena sayalah perias pengantin yang sedari tadi mereka tunggu-tunggu.."
*** Mamat,Budi dan Wawan sedang berpesta narkoba.
Pertama Mamat...dia mengambil jarum suntik,membakar ujungnya sebentar di api lilin,mengelapnya dengan alkohol,lalu menyuntikkannya ke tubuhnya.
Kemudian Budi mengambil jarum suntik tersebut,membakar ujungnya,lalu mengelap ujungnya dengan alkohol dan menyuntikkannya ke tubuhnya.
Terakhir Wawan tanpa basa-basi langsung menyuntikan jarum itu ketubuhnya.
Melihat hal itu kedua temannya spontan terkejut.
"Hei,apa yang kamu lakukan..??" tanya Mamat..
"apa kamu tidak tahu bahayanya AIDS...??kamu bisa terkena kawan dan kamu bisa mati..!!"
"Ah nggak mungkin.."sergah Wawan," aku kan selalu memakai kondom.."
Komentar
Posting Komentar