*** Sebenarnya Mamat merasa menjalani bertahun-tahun pernikahan yang bisa dibilang cukup bahagia...
Namun ada satu hal yang selalu mengganggu pikiran Mamat selama ini,yaitu sebuah koper terkunci milik sang istri yang selama bertahun-tahun berada dibawah tempat tidur mereka.
Mamat sudah mencoba beberapa kali mempertanyakan perihal isi koper tersebut kepada istrinya namun tidak mendapat penjelasan apapun...
Namun setelah 50 tahun mencoba,akhirnya si istri luluh juga dan bersedia memperlihatkan isinya kepada Mamat..
Dan ternyata isi koper tersebut hanyalah sebuah kaleng dengan 2 biji jagung didalamnya,dan uang sebanyak 10 juta rupiah...
"Apa ini....??", tanya Mamat keheranan.
"Oh,setiap kali aku berselingkuh...." jawab istrinya,"aku akan meletakkan sebiji jagung dikaleng ini.."
Awalnya Mamat cukup kaget mengetahui istrinya pernah mengkhianatinya,namun jika hanya 2 kali perselingkuhan selama 50 tahun rasanya masih bisa ia terima...
"Okelah,aku bisa terima..." kata Mamat,"tapi uang 10 juta ini apa...??"
"Oh itu.." jawab istrinya malu-malu,"setiap kali jagung itu sudah terkumpul sekaleng,aku langsung menjualnya kepasar..."
*** Saat Wawan sedang mengendarai mobilnya melewati sebuah jalan pedesaan yang sepi,tiba-tiba saja mobilnya mogok.
Iapun mencoba mengotak-atik mesin mobilnya.Namun ketika sedang sibuk,tiba-tiba Wawan mendengar suara berat menegurnya...
"Pasti dari karburatornya..."
Wawan pun celingukan mencari-cari sumber suara tersebut,namun tidak melihat siapapun kecuali seekor kuda putih berekor hitam yang sedang menatapnya dari balik pagar...
"Ah mungkin aku salah dengar...",kata Wawan dalam hati," tidak mungkin kuda itu yang berbicara.."
Akhirnya Wawan pun mencoba melanjutkan pekerjaannya.Namun kembali ia ditegur suara berat seperti sebelumnya..
"Sudah kubilang pasti karburatornya...!!"
Wawan pun menoleh dan hanya melihat seekor kuda itu saja disana.
Menyadari hal itu Wawan pun tak kuasa menahan rasa takutnya dan lari tunggang langgang..
Setelah lari berkilo-kilo meter,ia pun sampai disebuah bar kecil dan langsung menceritakan hal tersebut pada pengunjung disana...
Mendengar cerita Wawan,para pengunjung bukannya heran melainkan spontan tertawa terbahak-bahak...
"Kejadiannya sekitar 3 km dijalan utara sana kan...??", tanya salah seorang pengunjung kepada Wawan..
Wawan pun mengangguk...
"Seekor kuda putih dengan ekor hitam kan...??"
Wawan mengangguk lagi..
"Ha..ha..ha..jangan hiraukan kuda itu kawan...",kata pria itu sambil tertawa geli," kuda itu sama sekali tidak tahu apapun tentang karburator mobil..."
*** Seorang presiden yang terkenal sebagai diktator sedang menjamu tamunya seorang presiden dari negara sahabat.
Setelah selesai makan siang,kedua presiden itupun duduk santai disebuah bangku taman...
"Apa hobi anda Pak Presiden...??", tanya sang diktator kepada tamunya.
"Oh,saya suka mengkoleksi semua humor yang diceritakan orang-orang tentang diri saya...", jawab tamunya," lalu hobi anda sendiri apa...??"
"Oh..",jawab sang diktator,"hobi saya adalah 'mengkoleksi' orang-orang yang berani membuat humor tentang diri saya.."
*** Budi sedang asyik minum- minum di sebuah bar,ketika seorang temannya dengan tiba-tiba datang menegurnya...
"Hei apa yang kau lakukan disini...??", kata temannya tersebut,"apa kau tahu jika saat ini istrimu sedang bermesum ria dengan sahabatmu dirumah...."
"Apaaa...??!!",sahut Budi kaget," berani-beraninya mereka...."
Dengan serta-merta dan emosi yang membeludak si Budi pun langsung berlari pulang meninggalkan temannya..
Namun sekitar setengah jam kemudian Budi kembali dengan nafas terengah-engah dan raut wajah kesal...
"Bagaimana jadinya...??", tanya temannya tersebut.
"Sialan,kamu bikin aku capek saja...",jawab Budi," aku sudah berlari sekuat tenaga kerumah,ternyata pria itu sama sekali tidak kukenal...!!"
*** Pada masa perang dingin,disebuah bar berkumpullah seorang Perancis,seorang Amerika,dan seorang Sovyet membahas apa artinya sukacita...
Si Perancis ; "bagiku suka cita adalah saat kau bertemu seorang wanita yang sangat cantik dan berhasil berhubungan intim dengannya lalu berpisah baik-baik tanpa ada rasa penyesalan..."
Si Amerika ;"bagiku suka cita adalah berhasil menemukan sebuah harta karun yang bisa membuatmu kaya-raya seumur hidupmu..."
Si Sovyet ;"bagiku sebuah suka cita adalah saat pintumu digedor jam 2 pagi dan saat membukanya engkau melihat kumpulan polisi rahasia yang berkata...'Ivanov kau kami tahan',lalu kau bisa berkata kepada mereka,' maaf,Ivanov itu tetangga sebelah..."
*NB : pada masa perang dingin,polisi rahasia di Uni Sovyet sangat ditakuti,karena mereka bisa menangkap dan memenjarakan siapapun tanpa proses pengadilan....dan sekali ditangkap,maka tiada harapan untuk kembali pulang.
Namun ada satu hal yang selalu mengganggu pikiran Mamat selama ini,yaitu sebuah koper terkunci milik sang istri yang selama bertahun-tahun berada dibawah tempat tidur mereka.
Mamat sudah mencoba beberapa kali mempertanyakan perihal isi koper tersebut kepada istrinya namun tidak mendapat penjelasan apapun...
Namun setelah 50 tahun mencoba,akhirnya si istri luluh juga dan bersedia memperlihatkan isinya kepada Mamat..
Dan ternyata isi koper tersebut hanyalah sebuah kaleng dengan 2 biji jagung didalamnya,dan uang sebanyak 10 juta rupiah...
"Apa ini....??", tanya Mamat keheranan.
"Oh,setiap kali aku berselingkuh...." jawab istrinya,"aku akan meletakkan sebiji jagung dikaleng ini.."
Awalnya Mamat cukup kaget mengetahui istrinya pernah mengkhianatinya,namun jika hanya 2 kali perselingkuhan selama 50 tahun rasanya masih bisa ia terima...
"Okelah,aku bisa terima..." kata Mamat,"tapi uang 10 juta ini apa...??"
"Oh itu.." jawab istrinya malu-malu,"setiap kali jagung itu sudah terkumpul sekaleng,aku langsung menjualnya kepasar..."
*** Saat Wawan sedang mengendarai mobilnya melewati sebuah jalan pedesaan yang sepi,tiba-tiba saja mobilnya mogok.
Iapun mencoba mengotak-atik mesin mobilnya.Namun ketika sedang sibuk,tiba-tiba Wawan mendengar suara berat menegurnya...
"Pasti dari karburatornya..."
Wawan pun celingukan mencari-cari sumber suara tersebut,namun tidak melihat siapapun kecuali seekor kuda putih berekor hitam yang sedang menatapnya dari balik pagar...
"Ah mungkin aku salah dengar...",kata Wawan dalam hati," tidak mungkin kuda itu yang berbicara.."
Akhirnya Wawan pun mencoba melanjutkan pekerjaannya.Namun kembali ia ditegur suara berat seperti sebelumnya..
"Sudah kubilang pasti karburatornya...!!"
Wawan pun menoleh dan hanya melihat seekor kuda itu saja disana.
Menyadari hal itu Wawan pun tak kuasa menahan rasa takutnya dan lari tunggang langgang..
Setelah lari berkilo-kilo meter,ia pun sampai disebuah bar kecil dan langsung menceritakan hal tersebut pada pengunjung disana...
Mendengar cerita Wawan,para pengunjung bukannya heran melainkan spontan tertawa terbahak-bahak...
"Kejadiannya sekitar 3 km dijalan utara sana kan...??", tanya salah seorang pengunjung kepada Wawan..
Wawan pun mengangguk...
"Seekor kuda putih dengan ekor hitam kan...??"
Wawan mengangguk lagi..
"Ha..ha..ha..jangan hiraukan kuda itu kawan...",kata pria itu sambil tertawa geli," kuda itu sama sekali tidak tahu apapun tentang karburator mobil..."
*** Seorang presiden yang terkenal sebagai diktator sedang menjamu tamunya seorang presiden dari negara sahabat.
Setelah selesai makan siang,kedua presiden itupun duduk santai disebuah bangku taman...
"Apa hobi anda Pak Presiden...??", tanya sang diktator kepada tamunya.
"Oh,saya suka mengkoleksi semua humor yang diceritakan orang-orang tentang diri saya...", jawab tamunya," lalu hobi anda sendiri apa...??"
"Oh..",jawab sang diktator,"hobi saya adalah 'mengkoleksi' orang-orang yang berani membuat humor tentang diri saya.."
*** Budi sedang asyik minum- minum di sebuah bar,ketika seorang temannya dengan tiba-tiba datang menegurnya...
"Hei apa yang kau lakukan disini...??", kata temannya tersebut,"apa kau tahu jika saat ini istrimu sedang bermesum ria dengan sahabatmu dirumah...."
"Apaaa...??!!",sahut Budi kaget," berani-beraninya mereka...."
Dengan serta-merta dan emosi yang membeludak si Budi pun langsung berlari pulang meninggalkan temannya..
Namun sekitar setengah jam kemudian Budi kembali dengan nafas terengah-engah dan raut wajah kesal...
"Bagaimana jadinya...??", tanya temannya tersebut.
"Sialan,kamu bikin aku capek saja...",jawab Budi," aku sudah berlari sekuat tenaga kerumah,ternyata pria itu sama sekali tidak kukenal...!!"
*** Pada masa perang dingin,disebuah bar berkumpullah seorang Perancis,seorang Amerika,dan seorang Sovyet membahas apa artinya sukacita...
Si Perancis ; "bagiku suka cita adalah saat kau bertemu seorang wanita yang sangat cantik dan berhasil berhubungan intim dengannya lalu berpisah baik-baik tanpa ada rasa penyesalan..."
Si Amerika ;"bagiku suka cita adalah berhasil menemukan sebuah harta karun yang bisa membuatmu kaya-raya seumur hidupmu..."
Si Sovyet ;"bagiku sebuah suka cita adalah saat pintumu digedor jam 2 pagi dan saat membukanya engkau melihat kumpulan polisi rahasia yang berkata...'Ivanov kau kami tahan',lalu kau bisa berkata kepada mereka,' maaf,Ivanov itu tetangga sebelah..."
*NB : pada masa perang dingin,polisi rahasia di Uni Sovyet sangat ditakuti,karena mereka bisa menangkap dan memenjarakan siapapun tanpa proses pengadilan....dan sekali ditangkap,maka tiada harapan untuk kembali pulang.
Komentar
Posting Komentar